Pertama-tama, GONG XI FAT CHOI, selamat tahun baru Imlek bagi Anda! Semoga berkat dari Tuhan Yesus Kristus menyertai Anda semua di tahun yang baru ini dan di tahun-tahun kedepan!
Beberapa rekan gereja yang saya kirimi SMS tahun baru Imlek menjawab saya dengan kalimat “Maaf saya tidak merayakan Imlek karena sudah percaya pada Tuhan Yesus Kristus. Shio saya adalah shio Kristus, dan saya ikut tahun baru Kristen yaitu 1 Januari”.
Saya menghargai pendapat, iman dan kepercayaan teman-teman. Tetapi ada beberapa fakta yang ingin saya utarakan:
- Kata IMLEK diambil dari bahasa Hokkian yang sederhana saja berarti Kalender Bulan
- Kalender Bulan versi “China” ini tidak sama dengan kalender Hijriah atau Kalender Gregorian karena tidak diciptakan untuk menghormati agama tertentu, tetapi murni berdasarkan ilmu perbintangan asia kuno.
- Kalender Gregorian, walaupun disahkan oleh para biarawan dari Ordo Gregorian dan diberi nama AD (Anno Domini atau Penanggalan Tuhan), bukanlah kalender “Kristen” karena diambil dari kalender pemujaan berhala yang sudah ada sebelumnya. Sejak jaman perjanjian baru penanggalan dalam konteks agama menjadi tidak relevan.
- Tahun baru dengan kalender bulan dirayakan bukan hanya di China atau oleh orang China saja tetapi juga di Taiwan, Hongkong, Macau, Jepang, Mongolia, Tibet, Vietnam, Thailand dll.
- Tahun baru Imlek dirayakan sebagai tahun baru negara (bukan tahun baru religius) di China, Taiwan dll
- Hari Raya Imlek dirayakan di Indonesia sebagai hari raya bagi seluruh suku, agama, ras dan golongan secara resmi sejak Pemerintahan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) dan dikukuhkan sebagai hari libur nasional (tanggal merah) oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.
Jadi tahun baru Imlek ini bukan hanya milik kaum tertentu, atau milik para pencinta J-Culture saja dengan merayakan festival Harajuku, pameran mainan dan lain sebagainya, tetapi bagian dari kita semua, termasuk mereka yang sudah masuk agama Kristen atau agama lain diluar Konghucu.
Akhir kata, bagi gereja-gereja khususnya di Kelapa Gading yang saya lihat spanduk-spanduknya mengadakan kebaktian Awal Tahun di hari raya Imlek, Congratulations!!! Saya percaya Anda menangkap hati Tuhan dalam hal ini. LUAR BIASA!!!
(Di posting pertama di www.maleakhi.com pada 16 Januari 2009)


