Ada dua mis-understanding terbesar dalam hubungan agent dengan leadernya: siapa yang berhutang budi pada siapa.
Saat agent ulang tahun, dia mengharapkan something special dari perekrutnya, pikirnya leader saya kan kaya dan dapat overriding dari produksi saya.
Saat leader ulang tahun, dia berharap dapat something special dari agen-agennya. Pikirnya, itu agen-agen bisa dapat income besar karena dia rekrut, bimbing dan latih.
Jadi siapa yang benar, apakah dua-duanya benar?
Menurut saya dua-duanya salah!
Buat agen jangan merasa berhak dapat apa-apa dari leader, karena anda sudah dapat hak anda dari produksi anda, yaitu komisi.
Buat leaders, jangan merasa agen berhutang budi pada anda karena anda sudah dapat hak anda yaitu overriding.
Jadi jangan “personalisasikan” hubungan bisnis ini, hubungan agen dan leader.
TETAPI, kalau anda, entah anda agen atau leader, merasa bahwa teman anda berulang tahun, apalagi bila yang berulang tahun itu sahabat atau bahkan saudara anda, maka saya percaya ini bukan kasus siapa yang cukup banyak berhutang budi kepada siapa sehingga memberi kado, tetapi siapa yang mengasihi siapa.
Its nothing personal, its only business.
When its personal, its no business at all.


